Wednesday, August 18, 2010

diambang sore.

Berjalan di dunia yang nyata,
Tidak serupa yang dijanjikan dahulu,
Dahulu Madah cinta segala pada-Nya,
Yang kini hanya pada nafsu dan syaitan,

Malam, dan siang berlalu,
Hanya nafsu melulu,
Masa dan detik berputar,
Meninggalkan usianya hamba,
Dalam kekalutan dan juga kegelisahan,
Masih lagi terpinga-pinga.

Anak Adam dengan gahnya berjalan ,
Menyusuri danau maksiat,
Merentasi lautan kemurkaan,
Mengikuti zaman jahiliah,

Mengapakah berpaling dari Cinta Ilahi?!
Cinta yang Agung,
Cinta yang kekal,
Cinta yang sebenar-benarnya cinta
Sampai bilakah?!!!!

Hari menjeleng senja,
Badan mulai lemah tidak bermaya,
Nafas tersekat-sekat,
Pening yang ter amat sangat,
hanya suara hingar-bingar didengari,
kesakit yang amat dahsyat mendatangi,

Dunia semakin kecil dirasai,
Yang disayang kian menjauh,
Hilanglah daya upaya mereka,
Pada siapa tempat bergantung?
Jiwa dibelengu,
Apakah ini adalah hari itu?
Maka terpisahlah antara jasad dan roh.

Sekejur tubuh yang kaku, diselimuti kain putih.
Sekarang ia telah kembali ke tempat asalnya,
Kemanakah lagi hendaknya berpaling?!
Lihatlah betapa hinanya?!

Dimanakah harta yang telah kumpul Selama ini?!
Dimanakah anak-anak dan isteri, serta saudara juga sahabat handai?!
Jika mereka masih dalam kejahilan maka jahanam la akan ia.

Ulat dan cacaing dikerah oleh-Nya,
tubuh yang dahulunya tidak pernah berpuasa,
Diisi dengan makanan dan minuman yang haram,
Menjadi habuanya cacing dan ulat,
Segala apa yang ada pada tubuh menjadi hancur dan musnah,
Hanya bau busuk dikeluarkan.
Dimanakah kecantikan dan kegagahan?
Kini menjadi kehinaan.....

Nauzubillah.....

By al fakir MN.

No comments:

Post a Comment